Tingkatkan Pengetahuan Pegawai mengenai Zat-Zat Terlarang, KPPBC Denpasar Rangkul BNN untuk Berikan Training dan Re-Training “Narkoba”

Denpasar (23/02/2018) – Bertempat di Aula Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Denpasar, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Provinsi Bali AKBP I Ketut Suandika diundang untuk hadir memberikan Training dan Re-Training Narkota kepada pejabat dan pegawai KPPBC Denpasar. Kegiatan yang dimoderatori oleh Kepala Sub Bagian Umum KPPBC Denpasar, Ibu Imelda Tristien Alamsyah ini merupakan kegiatan tematik yang digagas dengan tujuan untuk mensosialisasikan dan memberikan pemahaman lebih mendalam terkait jenis, bahaya, dan sifat-sifat zat-zat narkotika kepada pegawai KPPBC Denpasar dan juga sebagai ajang sharing informasi terkait karakteristik peredaran narkotika di beberapa titik pintu masuk illegal wilayah Bali.

Dalam kesempatan ini Bapak I Ketut Suandika menyampaikan pentingnya peningkatan sinergi antara Kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai sebagai garda depan dalam pemberantasan pengedaran dan penyalahgunaan narkotika. Data menunjukkan bahwa jumlah pecandu narkoba di Bali pada tahun 2015 mencapai angka 2,01% dari total populasi Bali dan meningkat menjadi 2,02% di tahun 2016. Data ini menjadikan Bali menempati urutan kesebelas dalam tingkat kerawanan penyalahgunaan Narkotika di Indonesia yang dengannya menuntut kerja keras dari pihak-pihak terkait untuk terus meningkatkan upaya pengawasan dan pengendalian persebaran barang haram tersebut.

Disampaikan dalam kegiatan ini, bahwa terdapat banyak sekali faktor yang menyebabkan seseorang terjerumus dalam lingkarang narkoba. Secara umum, kondisi pengendalian diri dan emosi yang labil, gaya hidup yang mewah, kurangnya kontrol keluarga, kurangnya penerapan disiplin dan tanggung jawab, pengaruh lingkungan yang tidak baik, serta keadaan masyarakat yang individualis turut menyumbang peningkatan angka penyalahgunaan Narkoba di Indonesia. Untuk itu, disampaikan oleh Bapak I Ketut Suandika, penting bagi kita untuk secara proaktif turut menjaga dan mengingatkan orang-orang sekeliling agar terhindar dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Penting bagi kita untuk mengenal karakteristik diri, menggali dan menyebarluaskan info terkait bahaya narkoba, dan juga membangun dan memilih lingkungan bergaul dan kegiatan yang positif sebagai langkah antisipasi agar terhindar dari ancaman peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

#beacukai #beacukaidenpasar #beacukaidenpasarbright #beacukaimakinbaik

Top
Loading...